Pengertian Mengenai Tentang Perjudian



Singapura adalah negara dengan kebersihan nomor 1 di dunia dan termasuk negara tersukses di dunia serta memiliki teknologi yang sangat canggih dan hebat. Dan di negara ini mempunyai satu casino yang sangat ramai sekali pengunjungnya dari berbagai negara yang ingin bermain judi di tempat tersebut. Permainan yang berasaskan nasib atau kepandaian dan nasib bagi pertaruhan uang atau barang ganti uang dan termasuk semua permainan di bawah ruangan. Sedangkan Judi Menurut Pasal 303 ayat 3 KUHP di Indonesia adalah tiap-tiap permainan yang mendasarkan pengharapan buat menang pada umumnya bergantung kepada keberuntungan saja dan juga pengharapan. Termasuk juga main judi adalah pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain, yang tidak diadakan oleh mereka yang turut berlomba atau bermain itu, demikian juga segala permainan lain-lainnya.

Perjudian adalah permainan di mana pemain bertaruh untuk memilih satu pilihan di antara beberapa pilihan dimana hanya satu pilihan saja yang benar dan menjadi pemenang. Pemain yang kalah taruhan akan memberikan taruhannya kepada si pemenang. Peraturan dan jumlah taruhan ditentukan sebelum pertandingan dimulai.

Undian dapat dipandang sebagai perjudian dimana aturan mainnya adalah dengan cara menentukan suatu keputusan dengan pemilihan acak. Undian biasanya diadakan untuk menentukan pemenang suatu hadiah. Contohnya adalah undian di mana peserta harus membeli sepotong tiket yang diberi nomor. Nomor tiket-tiket ini lantas secara acak ditarik dan nomor yang ditarik adalah nomor pemenang. Pemegang tiket dengan nomor pemenang ini berhak atas hadiah tertentu.

Judi atau permainan judi atau perjudian menurut Kamus besar Bahasa Indonesia adalah “Permainan dengan memakai uang sebagai taruhan”. Berjudi ialah “Mempertaruhkan sejumlah uang atau harta dalam permainan tebakan berdasarkan kebetulan, dengan tujuan mendapatkan sejumlah uang atau harta yang lebih besar daripada jumlah uang atau harta semula”.

Pengertian lain dari Judi atau perjudian dalam bahasa Belanda dapat di lihat pada Kamus Istilah Hukum “Fockema Andrea” yang menyebutkan sebagai “Hazardspel” atau kata lain dari “Kansspel” yaitu permainan judi, permainan untung-untungan yang dapat dihukum berdasarkan peraturan yang ada”.

Dalam bahasa Inggris judi ataupun perjudian disebut “gamble” yang artinya “play cards or other games for money; to risk money on a future event or possible happening” (bermain kartu maupun permainan lainnya demi uang; mempertaruhkan uang pada peristiwa masa depan atau yang mungkin terjadi) dan yang terlibat dalam permainan disebut “gamester” atau “gambler” yaitu “one who plays cards or other games for money” (orang yang bermain kartu atau permainan lainnya untuk uang).

Menurut saya berjudi sebagai kegiatan rekreatif yang terlarang. Menurut kamu judi sebagai perilaku yang melibatkan adanya risiko kehilangan sesuatu yang berharga dan melibatkan interaksi sosial serta adanya unsur kebebasan untuk memilih apakah akan mengambil risiko kehilangan tersebut atau tidak. Perjudian (gambling) dalam kamus Webster didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang melibatkan elemen risiko. Dan risiko didefinisikan sebagai kemungkinan terjadinya suatu kerugian. Berikut sebab tentang bermain judi.

  • 1 Sebab dari seseorang bermain judi

Tentunya banyak sekali penyebab mengapa seseorang melakukan perjudian, diantaranya adalah kekurangan ekonomi. Masayarakat semacam ini membutuhkan rangsangan untuk melakukan perbaikan terhadap keterbelakangan dalam hal ekonomi, yaitu.

  • cara cepat atau mudah untuk mendapatkan uang
  • cepat bernegosiasikan diri
  • mengadu nasib
  • kesempatan mendapatkan uang lebih besar dari pada kerja
  • mendapatkan penghasilan tambahan
  • tidak merasakan capek mencari uang
  • 2 akibat-akibat bermain perjudian

Sedangkan akiabat dari kebiasaan berjudi menjadi modal individu ceroboh, malas, nudah berspekulasi dan cepat ambil resiko tanpa pertimbangan yang mantang. Berikut akibat dari bermain judi.

  • Energi dan pikiran jadi berkurang, karena sehari-harinya didera oleh nafsu dan kerasukan ingin menang dalam waktu pendek
  • Pikiran menjadi kacau, sebab selalu di goda oleh harapan-harpan menentu
  • Perkejaan menjadi terlantar, karena segenap minat kerjannya menghilang
  • Di seret oleh nafus yang berlarut-larut, kurang lah iman kepada tuhan
  • Mentalnya terganggu dan menjadi sakit
  • 3 pengaruh bermain judi

Banyak negara yang melarang perjudian dengan memeberikan sanksi keras, di sebabkan oleh pengaruh buruk yang di timbulkan oleh perjudian itu sendiri, di antaranya berupa.

  • Kriminalitas
  • Alcohol
  • Kecanduan bahan narkotik
  • Portitusi dan pelacuran

Dengan berjudi orang menjadi malas, tidak mengenal rasa malu, bermuka tebal. Jika modalnya habis maka dia akan menjadi kalap dari hati lalu merampas hak milik orang lain seperti, merampok. Sebaliknya jika iya emang menang judi hatinya mekar seperti bunga mawar.

Latar belakang permainan judi

Perjudian adalah suatu tindak pidana yaitu pertaruhan sejumlah uang dimana yang menang mendapat uang taruhan itu atau dengan kata lain adu nasib, sebagai bentuk permainan yang bersifat untung-untungan bagi yang turut main, dan juga meliputi segala macam taruhan dimana yang bertaruh tidak terlibat secara langsung dalam perlombaan tersebut, termasuk juga segala macam pertaruhan lainnya. Masalah perjudian dapat merugikan masyarakat dan moral bangsa kita, pada dasarnya kejahatan ini mengakibatkan ketertiban, ketentraman, dan keamanan masyarakat menjadi terganggu. Selain itu pengaruh bagi anak – anak sangatlah besar, mereka akan ikut-ikutan melakukan tindak pidana perjudian yang mereka lihat terjadi di lingkungannya akan berpengaruh negatif terhadap psikologis anak serta menimbulkan kerugian materiil bagi mereka yang melakukannya.

Saat ini, realita dari pola hidup yang cenderung konsumtif, apalagi ditambah dengan semakin meningkatnya harga-harga kebutuhan pokok akibat laju inflasi perekonomian yang tidak stabil, membuat setiap orang ingin mencapai segala sesuatunya dengan cara yang praktis atau menurutnya mudah untuk dilakukan termasuk berjudi. Ironisnya,para pelaku perjudian sering bermain judi tempat-tempat umum, seperti di pasar, warung atau membentuk kelompok ditempat-tempat tertentu, hal yang sebenarnya tidak layak untuk dipertontonkan karena akan berpengaruh negatif terhadap orang-orang disekitarnya. Perjudian juga dapat timbul karena adanya faktor psikologis yang menggambarkan jenis kepribadian individu tertentu yang mungkin condong melakukan kejahatan jika dihadapkan pada situasi tertentu. Istilah-istilah agresif, suka berkelahi, sikap curiga, takut, malu-malu, suka bergaul, ramah, menyenangkan seringkali dipakai

untuk menggambarkan keadaan tersebut. Selain itu, masalah ekonomijuga memiliki andil yang dapat mempengaruhi pola kehidupan masyarakat, disamping itu juga cara-cara yang mampu mengubah kehidupan seseorang karena tekanan ekonomi, orang dapat menyimpang dari norma- norma yang ada di masyarakat, seperti melakukan pencurian, perjudian, dimana tindakan yang menyimpang itu merupakan suatu tanda kegagalan individu dalam menyesuaikan diri dengan keadaan dalam masyarakat, maka dari itu tidaklah mustahil apabila seseorang mendapat tekanan ekonomi akan berbuat kejahatan. Tidak sedikit masyarakat yang sangat terganggu dengan adanya permainan perjudian ini.

Meskipun masalah perjudian sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan, tetapi dalam Undang-undang No. 7 tahun 1974 ternyata masih mengandung beberapa kelemahan. Kelemahan ini yang memungkinkan masih adanya celah kepada pelaku perjudian untuk melakukan perjudian. Adapun beberapa kelemahannya adalah perundang-undangan hanya mengatur perjudian yang dijadikan mata pencaharian, sehingga kalau seseorang melakukan perjudian yang bukan sebagai mata pencaharian maka dapat dijadikan celah hukum yang memungkinkan perjudian tidak dikenakan hukuman pidana.

Perundang-undangan hanya mengatur tentang batas maksimal hukuman, tetapi tidak mengatur tentang batas minimal hukuman, sehingga dalam praktek peradilan, majelis hakim seringkali dalam putusannya sangat ringan hanya beberapa bulan saja atau malah dibebaskan. Pasal 303 bis yang rumusannya sebagai berikut:

(1) Diancam dengan kurungan paling lama empat tahun atau denda paling banyak sepuluh juta

rupiah

a. barangsiapa menggunakan kesempatan untuk main judi yang diadadakan, dengan

melanggar ketentuan-ketentuan tersebut pasal 303.

b. barangsiapa ikutserta permainan judi yang diadakan di jalan umum atau pinggirnya maupun ditempat yang dapat dimasuki oleh khalayak umum, kecuali jika untuk mengadakan itu, ada izin dari penguasa yang berwenang.

(2) Jika ketika melakukan pelanggaran belum lewat dua tahun sejak ada pemidanaan yang menjadi tetap karena salah satu pelanggaran ini , dapat dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak lima juta rupiah.